Doa Meminta Berjumpa Ramadlan Tahun Depan

Oleh Ust Ma'ruf Khozin

Sudah banyak beredar doa akhir Ramadlan, ada yang sekedar doa dan ada yang menyebut sebagai doa Nabi shalallahu alaihi wa sallam.

Untuk yang kedua ini, karena saya bukan Al-Hafidz, maka saya coba menelusuri ke berbagai kitab induk hadis dengan kitab listrik (sebab kalau listrik padam dan baterai habis maka kitab tidak bisa dibuka), hasilnya belum ditemukan. Sementara ada beberapa web Arab yang sudah memvonis sebagai hadis palsu.

Doa tersebut adalah:

أللهم لا تجعله أخر العهد من صيامنا إياه فإن جعلته فاجعلني مرحوما ولا تجعلني محروما

"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadlan ini sebagai bulan Ramadlan terakhir untuk puasa kami. Jika memang Engkau menjadikannya sebagai Ramadlan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai hamba yg Engkau beri rahmat, dan jangan jadikan aku sebagai hamba yg terhalangi dari rahmat-MU"

Jika sebagai doa maka boleh saja. Redaksi yang mirip telah diamalkan oleh seorang ulama besar di masa silam, yaitu Sufyan bin Uyainah, sejawat Imam Malik. Banyak kitab-kitab biografi ulama yang menulis bahwa Sufyan bin Uyainah ini dapat melakukan haji 60 kali. Setiap kali melakukan haji beliau berdoa dengan redaksi berikut:

ﻭﻳﺮﻭﻯ ﺃﻥ ﺳﻔﻴﺎﻥ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻣﻮﻗﻒ: اﻟﻠﻬﻢ ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻪ ﺁﺧﺮ اﻟﻌﻬﺪ ﻣﻨﻚ

Diriwayatkan bahwa Sufyan bin Uyainah selalu berdoa di tempat Wukuf (Arofah): "Ya Allah, jangan jadikan ibadah haji tahun ini sebagai akhir perjanjian dari Mu"

ﻓﻠﻤﺎ ﻛﺎﻥ اﻟﻌﺎﻡ اﻟﺬﻱ ﻣﺎﺕ ﻓﻴﻪ، ﻟﻢ ﻳﻘﻞ ﺷﻴﺌﺎ، ﻭﻗﺎﻝ: ﻗﺪ اﺳﺘﺤﻴﻴﺖ ﻣﻦ اﻟﻠﻪ -ﺗﻌﺎﻟﻰ.

Pada tahun Sufyan bin Uyainah wafat beliau tidak berdoa apapun. Ia berkata: "Saya malu kepada Allah" (Al-Hafidz Adz-Dzahabi, Siyar A'lam An-Nubala' 7/420)

0 komentar: