Hukum Berdalil dengan Hadits Dhaif adalah Diperbolehkan. Ini Kumpulan Dalilnya



Alhamdulillah, barusan hatiku termehek-mehek dan teruhuk-uhuk, ketika melihat sekilas bahwa ternyata sudah ada sekitar 1700 an orang yang sudah mendownload kitab ecek2ku yang ku tulis 3 tahun lalu berjudul "roddul hadits al-dlo'if bi al-kulliyyah fitnah kabiroh mu'ashiroh". yang bisa disruput di link ini:


Kitab ini sengaja ku tulis atas permintaan Ustadzku dari Sudan yang menyuruhku menulis kitab tentang hukum berdalil dengan hadits dlo'if. Karna waktu itu beliau lagi panas2nya didebat "sesosok menyeramkan" terkait masalah itu, yang berujung pada berpisahnya antara diriku dan ustadzku yang mulia ini, karena sekarang aku harus di sini dan beliau harus di sana... 😭😜

Awalnya aku menolak, karna beliau adalah Doktor hadits,, kukira beliau hanya bercanda,, tapi ketika beliau beberapa kali memintaku, akhirnya kusanggupi,, karna kulihat anak2 di sini juga kurang begitu faham masalah ini, termasuk juga yang mendebat guruku itu ksepertinya jarang fiknik. qiqiqi 😂😜

Akhirnya dengan taufik dan inayah Alloh Ta'aala, setelah 10 hari mencari cinta,, ups,, mencari inspirasi,,, hehe 😅 munculah kitab ini, dan langsung saya sodorkan kepada beliau dan beliau pun mengistihsankannya. 😉

Kitab ini membahas tentang hukum berdalil dengan hadits dlo'if, intinya ada 3 pendapat dlm masalah ini: ada yang mengatakan boleh berdalil dengan hadits dlo'if secara muthlak, ada yang melarang secara muthlak dan ada yang membolehkannya dalam hal fadloil a'mal, dan yang ketiga ini adalah madzhab Jumhur 'Ulama.

Kitab ini juga sebagai vaksin bagi beberapa kalangan yang tidak suka "Kopi Susu" (mungkin sukanya kopi sianida,, wqwqwq 😅) yang menyamakan kedudukan hadits dlo'if dengan hadits maudlu' dan tidak mau menggubris pendapat lain dalam masalah hadits dlo'if. Semoga kehadiran kitab ini ada manfaatnya, juga bisa menjadi nuansa baru dalam dunia perkopian..ups,, dunia perilmuan... qiqiqi 


Ibnu Harjo Al-Jawi

0 komentar: