Hukum Berbicara Ketika Buang Hajat









Sebagian ulama menilia bahwa hukum sesorang berbicara ketika saat buang hajat adalah “makruh” sebagian yang lainnya lagi bahkan mengatakan “haram”

Ketika Syeh Ibn Jirbin ditanya, apa hukumnya berbicara saat buang hajat ? beliau menjawab, “Berbicara saat buang hajat makruh, sebagian ulama menilainya haram, karena seseorang yang berada diatas WC (sesuatu yang dianggap tempat kotor) tidak pantas berbicara bahkan tidak pula menjawab salam, kecuali ada situasi darurat yang sangat mendesak.

Rosulullah jika hendak buang hajat beliau menjauh sekali dari pandangan orang, ini menunjukkan bahwa beliau melarang atau membenci tempat buang hajat didekat manusia atau mendengar pembicaraan merka. Diriwayatkan, Rosulullah bersabda :



لا يخرج الرجلان يضربانالغاءط كاشفين عن عورا تهما يتحدثان, فإنالله عزوجلّ يمقت على ذلك

Artinya:

“Tidak boleh orang keluar menuju tempat buang hajat dalam keadaan membuka aurat sambil berbicara, karena Allah memurkai yang demikian itu.”(HR. Abu Daud, Ahmad, Nasai, Ibnu Hiban. Dan Hakim. Semuanya dari Hilal ibn Iyadh atau iyadh bin hilal dari Abu said. Iyadh ini mnjadi perawi hadist dalam sunnah, namun termasuk majhul.



=>Perlu Dipehatikan Bagi Oang yang Hobi Beraktivitas Didalam WC


ورد ان البصاق على الخارج من الشخص يورثب الوسواس وصفرة الاسنان ويبتلى فاعله بالد،ولسواك حال الخلاء يورث النسيان والعامى، وطول القعود فيه يورث وجع الكبد والبو اسير، والامتخاط يورث الصمم والهم، وتحريك الخاتم يأوي إليه الشيطان ، والتكلمبلا ضرورة يورث القمت، وقتل القمل يبيت معه الشيطان ارربعين ليلة ينسيه ذكر الله

Artinya: Sesungguhnya meludahi kotoran yang dikeluarkan seseorang akan menimbalkan penyakit was-was(ragu-ragu) dan kuningnya gigi dan pelakunya akan mendapatkan cobaan suatu penyakit (darah) , orang yang siwakan di wc berisiko menjadi pelupa dan buta (hati), orang terlalu lam duduk di wc menyebabkan sakit liver dan beser, sisi (mengeluarkan ingus dari hudung) menyebabkan tuli (pendengaran berkurang ) dan kesusahan, menggerak-gerakkan cincin didalam wc menyebabkan didatangi syetan, berbicaara didalam wc selain dhorurot menyebabkan murkanya Allah, membunuh kutu didalam wc menyebabkan datanagnya syetan tiap malam selama 40 malam yang akan mengganggu orang tersebut agar tidak zikir (lupa) kepada Allah.


Bughyah Al Murtasyidin hal 26

0 komentar: